Sabtu, 15 September 2018

Kompak Masyarakat Kota Pati Ikuti World CleanedUp Day di Pasar Puri

Jateng7. Pati - Gerakan Pungut Sampah Sedunia atau dikenal World CleanedUp Day yang diperingati hari ini (15/09) juga diselenggarakan di Kabupaten Pati.
Berlokasi di Pasar Puri Pati, even ini bertemakan Guyub Rukun Saiyeg Saeko Proyo Mujudake Pati Bebas Sampah.


Kegiatan WCD ini didasarkan pada UU Nomor 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Pati Nomor 7 tahun 2010 tentang Pengelolaan Sampah serta surat Sekretaris Daerah Provinsi Jateng nomor 660.1/0013107 tentang dukungan kegiatan World CleanedUp Day 2018.

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Pati, Wakil Bupati, Kapolres, Forkompimda, OPD, Sekolah adiwiyata Kabupaten Pati, Karang Taruna, Saka Kalpataru, serta komunitas - komunitas di Kabupaten Pati. Kurang lebih 3.000 peserta mengikuti kegiatan yang bertujuan untuk membersihkan sampah di area pasar Puri.

Bupati Pati Haryanto dalam kegiatan tersebut menyampaikan tujuan penyelenggaraan acara ini, yaitu mempersatukan masyarakat Kabupaten Pati dari berbagai latar belakang yang berbeda - beda untuk meningkatkan kepedulian terhadap permasalahan sampah di Pati.

Bupati mengatakan, kegiatan ini untuk menjawab tantangan bahwa masyarakat kabupaten Pati adalah masyarakat yang kompak dan peduli terhadap lingkungan.

"Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi seremonial saja, akan tetapi dapat menggerakkan masyarakat dari berbagai elemen bahwa sampah itu menjadi persoalan kita bersama.

Bahkan tidak hanya menjadi masalah di daerah namun juga masalah di dunia", jelas Bupati usai lakukan kegiatan pungut sampah.

Lanjut Bupati, hal ini begitu penting, karena jika di Pati saja dalam sehari petugas bersih - bersih tidak bekerja, sampah sudah pasti akan sangat berserakan.

Oleh karena itu, Bupati menghimbau agar masyarakat jangan mengandalkan petugas kebersihan yang ada saja, tetapi diri sendiri juga harus peduli.

"Oleh karena itu, kita adakan tempat sampah, Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) tujuannya adalah untuk menghimpun dan mengelola sampah", imbuhnya.

Ditambahkan oleh Bupati bahwa pemilihan lokasi kegiatan sudah pas, karena di tahun 2014, Pasar Puri pernah mendapat gelar sebagai Pasar Terbaik Nasional.

Menurutnya, kegiatan seperti jangan sebagai label saja, tapi juga implementasinya juga. Seperti di sekolah misalnya, yang saat ini sudah ada bank sampah.

"Oleh karena itu, dalam kegiatan ini, kita gerakkan anak - anak kita,  jangan hanya seremonial, tetapi mari kita bersama - sama membantu membersihkan.

Mari bersama - sama semoga kegiatan ini menjadi contoh dan bagi dinas - dinas terkait agar saling bahu membahu menyelesaikan persoalan sampah yang ada di Kabupaten Pati, pungkasnya. ($.budi)

Jumat, 14 September 2018

Persiapan Haul Syekh Kholifah di Desa Ngepungrojo

Jateng7. Pati - Sebagai salah satu cara mengenang jaya leluhur adalah melakukan peringatan melalui kegiatan yang positip guna nguri-nguri dan mencontoh suri tauladan para leluhur yang telah berjasa besar terhadap keturunanya. 

Dok/jateng7.

Seperti yang akan dilaksanakan oleh pemerintah desa Ngepungrojo - Pati yang sedang melaksanakan koordinasi demi kelancaran acara haul Syekh Kholifah tahin 2018 dengan puncak acara karnaval yang akan dilaksanakan minggu (23/08)

Menurut Kepala Desa Ngepungrojo Yuyun Agustya, kegiatan haul kali ini dirasakan lebih meriah dibanding peringatan yang telah lalu. 

Hal tersebut dikarenakan persiapan dari panitia yang matang melalui rangkaian diskusi yang telah berlangsung seta dukungan dari seluruh masyarakat Ngepungrojo yang sangat antusias dengan ikut serta menghadirkan grup drum band, tongtek, seni kreasi serta lainya, bahkan satu rt ada yang mengeluarkan 2 tim pertunjukan.

Masih menurut Yuyun sapaan dari kepala desa Ngepungrojo, kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap tahunya dengan tujuan mempererat tali persaudaraan seluruh masyarakat desa Ngepungrojo. 

Namun demikian dalam pelaksanaan karnaval pihaknya menghimbau agar para pengunjung dan peserta tetap menjaga keamanan dan ketertiban masing-masing, untuk itu pihaknya akan bekerjasama dengan kepolisian, koramil dan pam swakarsa untuk menjaga acara berjalan lancar dan tetap kondusif.

Sedangkan menurut Sukardi selaku panitia kegiatan haul Syekh Kholifah 2018 kegiatanya  akan dilaksanakan mulai tanggal 11/09 sampai dengan 7/10 dengan rangkaian kegiatan tahlil umum (ibu-ibu), Tahtimul Qur'an Binadlor, Manaqib, Tahlil umum, Buka Slambu, Lelang Slambu, Jama'ah Rotib, Jamaah Berjanji, Festival Rebana Clasik, Karnaval, Lomba ibu-ibu PKK, Pengajian umum, Pentas seni, dan jalan sehat berhadiah dengan melibatkan para Kyai, Habaib dan seluruh masyarakat desa Ngepungrojo. (Andik)

Kamis, 13 September 2018

Serka Nur Kamid Bakti Kepada Ibu Pertiwi, Kerja Keras Bantu Warga Kesulitan Air

Jateng7. Pati - Kekeringan yang disebabkan musim kemarau, kembali melanda disejumlah daerah di wilayah Koramil 05/Jakenan. Salah satunya Desa Sonorejo Dukuh Ngasinan, Kec. Jakenan kabupaten Pati. Dampak dari kekeringan tersebut, menyebabkan tanah mengering dan tandus, sehingga berbagai tanamanpun mati.

Untuk memenuhi kebutuhan air bersihnya, para warga hanya mengandalkan air sumur yang mulai menyusut airnya, itupun sebagian besar sumur warga sudah mulai mengering.

Tidak hanya itu, mereka juga harus bersabar karena banyaknya antrian warga yang membutuhkan air bersih, Kamis tgl (13/09/18).

Relawan dari BKK Kec. Jakenan Kab. Pati yang dipimpin langsung oleh Kepala BKK Jakenan Ratman menyalurkan bantuan air bersih satu tangki berisi 5000 liter untuk sumber kehidupan warga di Desa Sonorejo.

Dengan bantuan yang diberikan, diharapkan bisa membantu warga setempat untuk mendapatkan air bersih tanpa harus berlama-lama mengantri.

"Kami sangat bersyukur dan sangat berterima kasih kepada BKK Kec. Jakenan. Semoga Allah melimpahkan harta dan keberkahan disetiap kehidupan para donatur. Sekali lagi saya ucapkan terima kasih,” ungkap Supadi, Kadus Ngasinan Desa Sonorejo.

Babinsa desa Sonorejo, Serka Nur Kamid yang membantu penyaluran bantuan air bersih mengatakan mudah-mudahan bantuan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat untuk keperluan sehari-hari. ($.roy)

Mas Adhi Tokoh Muda Penuh Talenta Dari Kota Jepara

Jateng7. Jepara - Tidak banyak orang yang berprofesi sebagai Advokat atau Pengacara dan Penasehat Hukum seperti H. Heni Purwadi, S.H. alias Sultan Hannan yang lebih akrab disapa dengan "Mas Adhi", Ia bisa disebut sebagai seorang organisatoris tulen, karena kiprahnya dalam bidang organisasi atau lembaga hukum sudah tidak diragukan lagi atau sudah sangat mendarah daging, Kamis tgl (13/09/18).

Dok/jateng7.

Pola pikirnya, kepedulian dan kesantunannya tersebut seakan menjadi ciri khas dan membuat "Mas Adhi" nama panggilan dari H. Heni Purwadi, S.H tersebut dikenal "Unik atau Nyentrik".

Dan sampai sekarang Ia masih tetap aktif untuk meluangkan sebagian waktunya terjun di organisasi, bahkan baru - baru ini, Ia telah menerima mandat untuk mengemban amanah sebagai Ketua DPC Assosiasi Advokat Indonesia (AAI) Muria Raya.

MAS ADHI adalah tokoh muda yang sangat menyukai organisasi bahkan setelah dilantik sebagai Ketua AAI Periode 2018 - 2022. Selanjutnya tak lama berselang, beliau juga dipercaya dalam Musyawarah Provinsi IARMI (Ikatan Alumni Resimen Mahasiswa Indonesia) Jawa Tengah untuk menerima amanah ikut berjuang dalam Kepengurusan di Biro Polhukam DPP IARMI Jawa Tengah pada Periode 2018 - 2022.

H. Heni Purwadi, S.H. alias Sultan Hannan yang sering disapa dengan "Mas Adhi" adalah sosok talenta muda yang terlahir di salah satu pinggiran kota Pati Bumi Mina Tani dari pasangan seorang ayah dan ibu kalangan biasa yang bekerja atau berkiprah di dunia pertanian dan perikanan.

Masa kecilnya Mas Adhi banyak di tempa dalam situasi kampung atau pedesaan sehingga sejak SD, SMP hingga SMA banyak menghabiskan waktunya sehari - hari sebagai anak petani dengan membantu orangtuanya dibidang pertanian dan perikanan.

Namun selanjutnya setelah berhasil lulus SMA, Ia kemudian meneruskan menggapai mimpi - mimpinya tersebut, dengan menimba ilmu dan kuliah di Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Semarang, pada Jurusan Ilmu Hukum.

Semasa di bangku perkuliaahan tersebut, mas Adhi sangat suka dan aktif di beberapa organisasi kemahasiswaan seperti BPM, Senat, Menwa, Bela Diri dan lain - lain, setelah lulus kuliah, ia mulai belajar bekerja dan magang di BKBH UNTAG Semarang dan LSM serta aktif pula di banyak organisasi yang hasilnya tentu banyak sekali, yaitu Ilmu dan pengalaman serta jaringan kerja yang telah dikantonginya.

Maka pada tahun 2000 atau sesudah lulus ujian Advokat tersebut, selanjutnya beliau banyak mengabdi di LBH, Ormas dan LSM serta aktif sebagai Advokat PERADI, akhirnya pada tahun 2006 memberanikan diri untuk mendirikan LSM dan beberapa LBH di Kota Pati, Kudus dan Kota Jepara.

Setelah sekian lama merintis di LBH tersebut, Ia mulai mencoba dunia politik dan Ia memilih bergabung ke Patai Demokrat karena merasa suka dan cocok serta kagum dengan sosok mantan Presiden RI pada saat itu yaitu Bapak Susilo Bambang Yudhoyono.

Karier politiknya tersebut, ia mulai dan awali menjadi calon legislatif dari Partai Demokrat pada tahun 2014 di Kabupaten Jepara tapi gagal terpilih, lalu pada tahun 2018 mendapat amanah sebagai Ketua bidang Hukum DPC Partai Demokrat Jepara.

Sehingga pada pemilu legislatif 2019 - 2023, beliau berusaha mencoba lagi peruntungannya untuk terjun dan bertarung menjadi calon legislatif di tingkat Provinsi Jawa Tengah yaitu di Dapil Jateng 3 untuk daerah pemilihan Jepara, Kudus dan Demak, dan beliau berharap semoga masyarakat Jepara, Kudus dan Demak mau memberikan suara untuk dirinya.

Mas ADHI adalah sosok pribadi yang flamboyan dan unik sehingga banyak mengundang pro dan kotra serta sering mendapat banyak tanggapan atau kritikan dari kawan atau lawannya karena sikapnya yang cerdas, tegas dan sulit untuk dipengaruhi.

Mas Adhi mempunyai motto dalam hidupnya, yaitu "Melayani Sepenuh Hati" dan lebih identik dengan slogan PAS yaitu Peduli, Amanah dan Santun.

Dan kata - kata yang sering terlontar atau diucapkan disetiap acara rapat, diskusi atau kumpul bareng adalah "Jangan bekerja hanya semata - mata karena uang, karena jika kita hanya berpikir tentang uang, maka kita akan terkekang, tidak tenang, tidak akan dikenang dan akan mudah tumbang". (Tim/Red)

IRMAS Gelar Pengajian Akbar Sambut Tahun Baru Muharam 1440 H

Jateng7. Pati - Bertempat di dukuh Ngawen desa Sukolilo Pati tepat pada pukul 20.00 WIB telah diadakan pengajian umum yang diprakarsai oleh Ipang atau ikatan remaja masjid yang diketuai oleh saudara Ruswanto SPd yang di dukung penuh oleh Banser, Ansor dan MWC majelis musyawarah cabang.

Diiringi rebana Shohibul Al Hidayah dari desa Pesagi Kayen di halaman masjid Sholihiyyah dukuh Jembangan Ngawen turut desa Sukolilo, Tahlil umum oleh saudara Mas'ud Junaedi Al Habib dan santunan anak yatim-piatu dipimpin oleh saudara Edi Proyek.

Pengajian Akbar menyambut tahun baru Hijriyah 1440 pemuda dukuh Jembangan Ngawen desa Sukolilo, acara pengajian terselenggara berkat keputusan hijrah irmas atau lebih dikenal dengan ipang remaja masjid Sholihiyah.

Dalam cara tersebut juga memberikan santunan kepada anak yatim piatu dan pemberian tali asih kepada TPQ Hikamul Furqon. Acara pengajian Akbar tersebut di isi pembicara oleh Romo Kyai Ahmad Nuryanto SPd dari Tambakromo Pati.

Keputusan hijrah pemuda dukuh Ngawen memberikan kebanggaan orang tua mereka dan warga dukuh ngawen, pada dulunya pemuda Ipang senang sekali hobi dengan kegiatan yang kurang bermanfaat dan cenderung pemborosan yang sering menimbulkan efek merusak bagi mental dan jiwa Ipang comunity, seperti mabuk-mabukan, berkelahi atau tawuran antar pemuda menjadi kebiasaan yang mengakar kuat pada saat itu.

Momentum pergantian tahun baru Islam membuat pemuda menjadi sadar diri atas kegiatan kurang bermanfaat selama ini yang mereka lakukan.

Dengan tekad hijrah pemuda tersebut membuat orang tua merasa bangga atas keputusan yang diambil anak anak mereka.

Tokoh pemuda yang memberikan pengaruh terhadap komunitas Ipang adalah seorang figur sederhana bernama Rusmanto S.pd yang sehari-hari bekerja sebagai pengajar disekolah dan juga pemilik usaha air isi ulang Tazkiyya.

Berawal keinginan hijrah  para pemuda menemui Rusmanto agar bisa diberikan bimbingan untuk menjadi pemuda yang lebih baik dan bermanfaat dilingkungan masyarakat khususnya di dukuh Ngawen Sukolilo Pati.

Kemudian terjadilah mufakat antar pemuda, kegiatan apakah yang layak untuk mengawali niat tulus hijrah para pemuda. Sehingga munculah gagasan untuk mengadakan acara pengajian Akbar yang sudah bertahun-tahun tidak dilaksanakan, momentumnya sangat pas bertepatan dengan tahun baru Islam Hijriyah atau hijrah.

Setelah musyawarah pertama sepakat kemudian musyawarah berikutnya dihasilkan keputusan untuk kegiatan santunan bagi anak yatim piatu dan juga tali asih dari TPQ Hikamul Furqon.

Niat hijrah pemuda dukuh Ngawen juga mendapatkan tanggapan positif dari pengurus Ansor dan BANSER kecamatan Sukolilo, sehingga Banser kecamatan Sukolilo hadir untuk membantu dan menjaga keamanan pengajian Akbar Pemuda dukuh Jembangan Ngawen Sukolilo.

Harapan ketua panitia Rusmanto S.Pd, semoga niat hijrah para pemuda untuk menuju kebaikan selalu terjaga dengan ikhlas, walaupun berat namun niat tulus dan sabar akan selalu menuai amal kebajikan, sehingga anggapan buruk bagi pemuda dukuh Ngawen Sukolilo bisa ditepis dan terkikis pelan tapi pasti.

Dan kedepan acara pengajian bisa selalu terselenggara secara rutin setiap tahunnya dan menjadikan niat hijrah dari Ipang komunity menjadi IRMAS atau ipang remaja masjid yang sholeh dan baik hati.

Dan terpenting dari kegiatan pengajian ini adalah pemuda dukuh jembangan Ngawen Sukolilo bersatu dan mempererat tali silaturahmi untuk saling berbagi kasih dengan sesama, menebarkan bunga kasih sayang kepada kaum dhuafa maupun anak yatim-piatu. ($.roy)

Selasa, 11 September 2018

Pelantikan dan Pengukuhan Anggota Sako Pramuka FWP Dihadiri Oleh Kapolres Pati

Jateng7. Pati - Sebanyak 75 anggota Sako Pramuka Penegak Forum Wartawan Pati (SPPFWP) dikukuhkan, tepat tanggal 1 Muharam 1440 H atau malam 1 Suro. Senin (10/09/18).

Dok/Jateng7.

Kegiatan ini dilaksanakan setelah melalui penggemblengan oleh para wartawan dan pembina pramuka mahir.

Kapolres Pati AKBP Uri Nartanti Istiwidyawati, SIK, MSi dalam salah satu dari rangkaian kegiatan tersebut memberikan wejangan sosialisasi tentang bahaya penggunaan narkoba dan kenakalan remaja yang saat ini sudah masuk ke dunia pendidikan dan ini yang harus dicegah dan ditanggulangi.

Acara tersebut dihadiri Danramil Margorejo Kapten Inf Sriyanto, Waka Polsek Margorejo Iptu Mulyono, SH dengan didampingi Kanit Binmas Ipda Edy Budiarto, Kanit Intelkam Ipda Achmad Soleh dan Kanit Sabhara Ipda Warsono, Ketua Forum Wartawan Pati Alman Eko Darmo beserta anggota forum wartawan Pati dan Kasubbag Humas Polres Pati Iptu Agung Suhariyono, SH.

Kapolres Pati melalui Kasubbag Humas Iptu Agung Suhariyono, SH mengatakan dilaksanakannya agenda ini merupakan hasil penggalangan Polsek Margorejo kepada Forum Wartawan Pati yang tergabung dalam Sako (Satuan anggota Komunitas) yang pada finalnya melaksanakan pengukuhan Pramuka Penegak Forum Wartawan Pati.

Dipilihnya tanggal tersebut, menurut salah seorang pembinanya sekaligus sekretaris pimpinan Sako Muhammad Khoirul Anam merupakan hari yang baik dan akan mudah diingat karena kegiatan ini akan dicatat dalam sejarah kepramukaan sebagai awal berdirinya Sako Wartawan di Kwarcab Pati bahkan satu-satunya di Indonesia.

Peserta yang hadir dalam kegiatan pengukuhan tersebut berasal dari pangkalan MA Mazroatul Ulum Suwaduk, SMK Farming Pati, MA Khoiriyah Gembong dan SMK Tunas harapan Pati. Disela-sela agenda tersebut juga telah dilaksanakan Ikrar Pemilu Damai oleh para Pramuka Penegak.

Dan patut menjadi contoh para pejabat di negeri ini, walaupun tanpa undangan resmi karena acara yang mendadak hanya via telepon Kapolres Pati yang dihubungi langsung oleh ketua FWP Alman Eko Darmo bahkan langsung menerima undangan tersebut, untuk mengisi materi yang ada tentang bahaya narkoba kepada adik adik pangkalan Sako Pramuka FWP.

Dengan resmi dilantiknya anggota Sako Pramuka FWP ini akan menambah wawasan dan agenda yang selama ini sudah berjalan kepada anggota baru.

Untuk agenda saat ini adalah gerakan OTAP atau orang tua asuh pohon untuk melestarikan tanaman - tanaman langka juga pelestarian lingkungan hidup yang akan segera lhounching pada bulan Oktober depan nantinya. (Andik)

Desa Pasucen Gelar Pawai Karnaval Peringati Haul Syekh Suro Padi dan Sambut Tahun Baru 1 Muharam 1440 H

Jateng7. Pati - Dalam rangka menyambut tahun bari 1 Muharam 1440 H/1Suro Pemerintah Desa beserta warga selenggarakan pawai secara meriah. Selain memperingati tahun baru hijriyah kegiatan ini dilakukan dalam rangka Haul Syeh Suro Padi yang merupakan tokoh perintis berdirinya Desa Pasucen.

Dok/jateng7.

Menurut Kepala Desa Pasucen Ikhwan Rosadi kegiatan pawai seperti yang dilaksanakan tanggal 11/9 merupakan agenda tahunan.

Pihak-pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut adalah seluruh perangkat desa, 3 lembaga pendidikan yang ada di pasucen yaitu yayasan Mathaliul Huda, Misbahul Ulum, dan Lutful Ulum, serta dari pihak RT dan RW.

Sedangkan disinggung sumber dana masih menurut Ikhwan Rosadi untuk pendanaan berasal dari masyarakat dan ada subsidi yang bersumber dari Pemerintah Desa.

Selain untuk menyambut tahun baru Hijriah dan haul Syeh Suro Padi kegiatan ini bertujuan untuk menpererat kerukunan masyarakat terutama pada tahun politik yang yang harus tetap dijaga kekondusifanya demi kerukunan bersama.

Namun Alhamdulilah desa pasucen merupakan salah satu desa yang paling kondusif di kecamatan Trangkil karena kesadaran para warga yang tetap menjaga kerukunan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, " ujar Ikhwan Rosidi. (Andik)

Related Post

.